Tampilkan postingan dengan label Software. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Software. Tampilkan semua postingan

Offline Installer Aplikasi Ubuntu 12.04 LTS 32-bit & 64-bit




Bagi yang memasang Ubuntu 12.04 menggunakan LiveCD image dan memiliki keterbatasan koneksi internet, linuk.web.id menyediakan Kumpulan offline installer yang dapat digunakan untuk memsang beberapa aplikasi multimedia, pustaka dan codec untuk digunakan pada sistem operasi Ubuntu 12.04, tersedia untuk Ubuntu 32bit dan 64Bit. Meskipun sebelumnya telah dijelaskan mengenai offline installer .isi, agar lebih mudeng pada artikel kali ini kembali menyertakan penjelasan+video mengenai penggunaan offline installer .isi :p,



Pemasangan/Penggunaan :
Untuk penggunaan/pemasangan offline_installer.isi sangat mudah, pengguna cukup memberikan hak akses ekseskusi pada berkas, kemudian menjalankanya selanjutnya tinggal mengikuti petunjuk (dialog) yang muncul, berikut langkah-langkah+tangkapan layar dari proses pemasangan offline_installer.isi,

1. berikan hak akses eksekusi pada berkas, dapat menggunakan tampilan grafis dengan merubah Properties Permissions menjadi Allow executing file as program,  maupun melalui terminal dengan perintah chmod +x

Berikan hak akses eksekusi pada berkas.isi
2. Jalankan/Eksekusi offline_installer.isi, klik dua kali pada berkas atau eksekusi melalui terminal,

Pada Dialog yang Muncul Pilih Run
Run in Terminal Juga boleh :p
Menjalankan offline_installer.isi melaui terminal
3.Setelah dieksekusi sebuah jendela Xterm akan muncul menampilkan proses ekstrasi, yang dilanjutkan dengan dialog meminta password root untuk keperluan prose pemasangan aplikasi pada sistem

Ketikan Password yang diminta
4. Setelah memasukkan password, proses pemeriksaan akan dilakukan oleh installer, yaitu apakah ubuntu yang digunakan benar precise (12.04)  dan apakah telah memilih installer yang  sesuai atau tidak (32-bit atau 64-bit), jika tidak sebuah pesan error akan muncul dan proses pemasangan offline installer tidak dapat dilakukan,

Error Ubuntu (architecture 32-bit atau 64-bit  ) tidak sesuai
Pesan Error Sistem Operasi yang digunakan
bukan Precise (Ubuntu 12.04
*untuk pengecekan architecture, yang divalidasi adalah versi ubuntu yang terpasang, bukan mesin (prosesor)yang digunakan, jadi seandainya prosesor yang digunakan 64bit,  tapi terpasang sistem Operasi Ubuntu 32bit (i386) maka tetap dianggap sebagai sistem 32 bit,

5.Jika telah sesuai, sebuah dialog akan meminta konfirmasi kepada pengguna untuk menjalankan proses pemasangan paket-paket yang terdapat pada offline-installer.isi,

Dialog Konfirmasi, pilih Yes
6.Selanjutnya tunggu hingga proses pemasangan selesai, sebuah jendela Xterm kedua akan muncul menampilkan proses pemasangan paket ubuntu .deb, tunggu hingga proses selesai *ditandai dengan menutupnya jendela Xterm kedua, selanjutnya tekan  tombol enter untuk menutup jendela Xterm pertama (makeself)
,
Proses installasi (pemasangan package ubuntu .deb)
Proses installasi selesai, Tekan enter untuk mengakhiri
7.Setelah selesai aplikasi dapat diakses secara normal seperti aplikasi ubuntu lainnya, :D


Ubuntu 12.04 LTS 32-Bit Offline Installer :

Audacious 
md5sums: f03a6a569354d606286fedeba52c0bc7
size :  10.78 MB
audacious-3.2.1-precise_x86.isi 

Calibre-0.8.3
md5sums: a2be4f16251031f5fd689fa144d2bc1d
size : 36.3
calibre-0.8.3-precise_x86.isi 

Cairo Dock
md5sums: 8b3c975316d0ff7223fc76f124b763e3
size : 7.84 MB
cairo-dock-precise_x86.isi

CCSM (Compiz Config Settings Manager)

md5sums: ea8dde4ec025277573b0877118fc0893
size : 5.48 MB
ccsm-precise_x86.isi
 

Gimp 2.8 RC 1
md5sums: 946d4951abff04582d4c1608548e3e27
size : 29.45 MB
gimp-2.8.0-precise_x86.isi
Hotot
md5sums: 2aa9cb3f53a00dc460722c1ccb5c9ccc
size : 9.51
hotot-precise_x86.isi

Inkscape-0.48.3
md5sums: 262e64dac6e99e8c939e9b5cbc253f03
size : 30.68
inkscape-0.48.3-precise_x86.isi

Screenlets
md5sums: 5c647b783d12409d8e818a37569ce438
size : 18.51 MB
screenlets-precise_x86.isi
 

Sigil-0.5.8
md5sums: 0bb1edb5ca1583699d8c1ba5450221b4
size : 11.78
sigil-0.5.8-precise_x86.isi

Synaptic Package Manager+Gdebi
md5sums: 9f2b08f4ea459db5ee670f29c750dbae
size : 3.37 MB
synaptic-gdebi-precise_x86.isi

Ubuntu Resctricted Extras
(no java/openjdk, include adobe flashplayer 11.2)

md5sums: dd54b90e9dbb2bff7a46da34c3a3b42c
size : 68.14 MB
restricted-extras-precise_x86.isi

VLC 2.0.1
md5sums: ecf0888aa83f860e26574956dbe02199
size :  23.34 MB
vlc-2.0.1-precise_x86.isi

Wine 1.4
md5sums: 3b07ea983d06a8e0f2b16d4f22ec7498
size : 115.16 MB
wine-1.4.0-precise_x86.isi

Ubuntu 12.04 LTS 64-Bit Offline Installer :

Audacious 
md5sums: 6a53d8067aeecc3798264c1bba543b32
size : 7.39 MB
audacious-3.2.1-precise_amd64.isi 

Cairo Dock
md5sums: bfec985b26dd1c06600ab460f4c8153a
size : 7.76 MB
cairo-dock-precise_amd64.isi

Calibre-0.8.3
md5sums: e9d2d121803b22a6ac2b49b001b44db9
size : 36.77
calibre-0.8.3-precise_amd64.isi

CCSM (Compiz Config Settings Manager)
md5sums: 9d1aaace96d0c708821037467b7d873a
size : 5.50 MB
ccsm-precise_amd64.isi

Gimp 2.8 RC 1
md5sums: 07d81d3fbffc0f8d2d67569708673708
size : 29.3 MB
gimp-2.8.0-precise_amd64.isi

Hotot
md5sums: 302feafbad222a60c107cf3104906052
size : 9.28
hotot-precise_amd64.isi

Inkscape-0.48.3

md5sums: 92faa96580c3eeb101b839f5922e6b8e
size : 32.48
inkscape-0.48.3-precise_amd64.isi

Screenlets
md5sums: 6c95c8d609bd6784f0f91559d78b2fa4
size : 20.08 MB
screenlets-precise_amd64.isi

Sigil-0.5.8

md5sums: cd209946b3c7a3188d3992d80bf5b0fc
size : 11.69
sigil-0.5.8-precise_amd64.isi 

Synaptic Package Manager+Gdebi
md5sums: f6c023f556f1d99ab8eff7b06b36c8e9
size : 3.74 MB
synaptic-gdebi-precise_amd64.isi 

Ubuntu Resctricted Extras
(no java/openjdk, include adobe flashplayer 11.2)
md5sums: d6a08d61e5175dea967604bfa1f380a9
size :65.29 MB
restricted-extras-precise_amd64.isi

VLC 2.0.1
md5sums: 962b567a191da005c7044f3d463ee0c8
size : 19.29 MB
vlc-2.0.1-precise_amd64.isi

Wine 1.4
md5sums: ed09b1231065b67d0729709577384b1f
size : 180.94 MB
wine-1.4.0-precise_amd64.isi

karena keterbatasan sumber daya yang linuk.web.id miliki, untuk offline installer paket perangkat lunak lainnya menyusul ;) ,,

Semoga Bermanfaat ...


diposkan oleh : linuk.web.id

Mengatasi Masalah Brightness di Ubuntu 12.04

Ada yang janggal saat pertama kali saya menggunakan Ubuntu 12.04 yaitu setelah kecerahan (brightness) pada laptop saya kurangi agar tidak terlalu terang, tetapi setelah saya laptop restart atau dimatikan ternyata pengaturan kecerahan kembali ke 100%. Sehingga terpaksa tiap kali memulai menggunakan Ubuntu harus mengatur kecerahan ulang. Setelah melakukan googling akhirnya terjawab masalah tersebut. Kita ternyata hanya menambahkan suatu parameter saja pada system agar pengaturannya kembali normal. Berikut ini caranya :

  • Pada terminal ketik sudo gedit /etc/default/grub.

  • Setelah memasukkan password akan muncul jendela gedit, kita tinggal mengedit parameter yang tadinya GRUB_CMDLINE_LINUX=”” menjadi GRUB_CMDLINE_LINUX=”acpi_backlight=vendor” kemudian simpan.

  • Ketik lagi pada terminal sudo update-grub.
  • restart komputer kemudian bisa dilihat hasilnya.

Semoga bermanfaat....




sumber dari : nurhamim86.blogspot.com

Review Ubuntu 12.04 LTS Final



Akhirnya Ubuntu 12.04 LTS final dengan kode Precise Pangolin rilis pada tanggal 26 April kemarin. Walau telat saya akan sedikit berbagi tentang apa saja yang baru di ubuntu 12.04 LTS ini.
Proses penginstallan ubuntu 12.04 LTS tidak ada perbedaan berarti pada tampilan installernya karena masih menggunakan ubiquity installer, jadi bagi anda yang pernah menginstall ubuntu versi sebelumnya tidak akan merasa kebingungan waktu menginstallnya.

ubuntu installer
 Adapun untuk fitur baru di ubuntu 12.04 LTS akan saya bahas di bawah ini.

Perbaikan dan penambahan fitur pada unity

pada ubuntu 12.04 LTS performa unity ditingkatkan sehingga menjadi lebih enteng dan stabil. Warna background ubuntu dash dan background notification pun sekarang menyesuaikan dengan warna dominan pada wallpaper anda.
warna background dash dan notifikasi mengikuti warna wallpaper

Dan fitur baru lainnya pada unity adalah ditambahkannya lens baru pada dash ubuntu yaitu video lens yang memungkinkan anda pengguna ubuntu untuk mencari video di YouTube, Vimeo, Bing Video, local disk, dll hanya melalui dash ubuntu di dekstop anda.
Video Lens


Head-Up Display atau HUD

Salah satu fitur baru yang menarik dari ubuntu 12.04 LTS ini adalah fitur HUD. HUD adalah kombinasi antara search box dengan aplikasi. Adapun fungsinya mencari fungsi pada suatu aplikasi hanya dengan menekan tombol Alt. contoh misalnya saya ingin mencari fungsi bookmark pada Mozilla Firefox, saya tinggal menekan tombol Alt lalu mengisi search box dengan kata bookmark.
HUD


Privacy control terbaru

Dash ubuntu yang baru dan HUD menggunakan Zeitgiest Engine. Zeitgeist pada dasarnya adalah log global yang mencatat hampir setiap tindakan dalam desktop. Dan hal ini membuat para komunitas pengembang ubuntu khawatir kalau-kalau Zeitgiest Engine ini dimanfaat hacker untuk memata-matai pengguna ubuntu. Untuk itu dibuat lah fitur sejenis privacy manager agar hal tersebut tidak terjadi.

dengan fitur baru ini  pengguna dibebas untuk mengontrol semua log activity dari semua aplikasi sehingga membuat kita merasa aman untuk menggunakan ubuntu 12.04 LTS.

privacy manager


Perubahan default apps

Ubuntu kembali menggunakan Rhythmbox sebagai pemutar musik defaultnya setelah sempat digantikan oleh Banshee pada ubuntu 11.10. selain itu ubuntu menghapus Tomboy Note sebagai aplikasi defaultnya. untuk aplikasi office ubuntu mengupdate LibreOffice ke versi 3.5.2. dan terakhir adalah dimasukkannya Remmina sebagai aplikasi remote dekstop defaultnya. dan untuk aplikasi yang lain masih seperti ubuntu yang terdahulu, tidak ada perubahan.

Sebagai pengembang, Canonical tetap menghadirkan paket sistem operasinya agar memiliki ukuran yang bisa disimpan ke keping CD. Ubuntu 12.04 LTS versi desktop dan server (32-bit dan 64-bit) memiliki ukuran sekitar 700 MB. 

Bagi yang penasaran ingin mencoba, bisa mengunduhnya di http://www.ubuntu.com/download

Pengertian Adobe Dreamweaver


        Adobe Dreamweaver merupakan program penyunting halaman web dari Adobe Systems yang dulu dikenal sebagai Macromedia Dreamweaver dari Macromedia. Program ini banyak digunakan oleh pengembang web karena fitur-fiturnya yang lengkap serta kemudahan dalam penggunaannya. Versi terakhir Macromedia Dreamweaver sebelum Macromedia dibeli oleh Adobe Systems yaitu versi 8. Kemudian setelah dibeli oleh Adobe Systems berkembang ke Versi selanjutnya yakni versi 9 (CS3) versi 10 yang ada dalam Adobe Creative Suite 4 (CS4) dan versi terbarunya yaitu CS5.
Sebagai editor web yang handal, Adobe Dreamweaver tentunya dilengkapi dengan kemampuan manajemen situs, yang memudahkan kita mengelola keseluruhan elemen yang ada dalam sebuah situs. Kita juga dapat melakukan evaluasi situs dengan melakukan pengecekan broken link, kompatibilitas browser, termasuk validasi tag-tag HTML dan CSS yang tidak sesuai dengan pedoman secara otomatis serta perkiraan waktu download pada sebuah halaman web.
Adobe Dreamweaver memiliki banyak tool-tool yang memudahkan seorang web design untuk mengedit dan membuat kode-kode dalam halaman web. Fasilitas yang terdapat didalamnya antara lain: Referensi HTML, CSS dan Javascript, Javascript debugger, dan editor kode ( tampilan kode dan Code inspector) yang mengizinkan kita mengedit kode Javascript, XML, HTML, CSS, TEMPLATING dan dokumen teks lain secara langsung. Teknologi Roundtrip HTML yang dimilikinya mampu mengimpor dokumen HTML tanpa perlu memformat ulang kode tersebut dan kita dapat menggunakan Dreamweaver pula untuk membersihkan dan memformat ulang HTML tanpa susah payah.
Dengan fitur yang lengkap, kemudahan penggunaan, dukungan extention dan Plug-In yang banyak, Adobe Dreamweaver dapat membantu seorang web design bekerja lebih cepat dan efisien tanpa kesulitan yang berarti, bahkan untuk seorang pemula sekalipun yang belum banyak mengenal seputar coding HTML dan CSS.
Ok....cukup segitu saja pengertiannya

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Online Project management